DUST
DUST
DUST
DUST

Cara merawat celana jeans sebenarnya tidak sulit. Namun, material ini membutuhkan perlakuan yang sedikit berbeda dari jenis pakaian sehari-hari lain. Denim yang terlalu sering dicuci, terkena air panas, atau dikeringkan dengan suhu tinggi berisiko lebih cepat mengalami perubahan warna maupun bentuk.
Dengan perawatan yang tepat, celana jeans favorit Anda tetap nyaman digunakan sekaligus mempertahankan karakter khasnya lebih lama.
Seberapa Sering Celana Jeans Anda Perlu Dicuci?

Setelah beli baru? Pemakaian pertama, kedua, atau bahkan ketiga? Bukan. Idealnya, celana jeans tidak perlu Anda cuci saat baru dibeli atau setelah beberapa kali pemakaian, terutama jika belum terkena noda, keringat berlebih, atau bau.
Terlalu sering mencuci justru dapat membuat warna denim lebih cepat berubah dan serat kain lebih sering mengalami gesekan.
Jika jeans hanya Anda gunakan dalam waktu singkat dan kondisinya masih bersih, maka mengangin-anginkan jins setelah dipakai sudah cukup. Sementara itu, noda kecil bisa Anda bersihkan pada bagian yang terkena saja tanpa harus langsung mencuci seluruh celana.
Pilihan lain adalah menyemprotkan spray pembunuh kuman dan bakteri untuk menjaga kebersihan celana jeans. Tidak ada stok spray di rumah? Tenang, Anda bisa coba DIY praktis memakai teknik freezer. Pastikan Anda punya plastik ziplock. Lipat celana jeans dan masukkan ke plastik tadi. Simpan di freezer selama 24 jam. Suhu rendah di freezer akan membantu membunuh kuman dan bakteri tanpa perlu mengorbankan pigmen pada material denim.
Cara Mencuci Celana Jeans yang Benar

Mencuci jeans tidak sama dengan mencuci pakaian lain. Saat sudah waktunya mencuci, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kondisi jeans Anda: Balik Jeans Sebelum Pencucian. Inside out. Ini adalah aturan tak tertulis. Bagian luar yang menjadi permukaan utama denim akan lebih terlindungi dari gesekan selama proses pencucian. Gunakan Air Dingin. Suhu yang lebih rendah membantu mengurangi risiko perubahan warna dan penyusutan pada bahan denim. Pilih Pencucian dengan Putaran Lembut. Hindari siklus yang terlalu agresif, terutama jika jeans memiliki detail atau finishing tertentu. Pisahkan dari Pakaian Berwarna Terang. Denim, khususnya yang masih baru, dapat melepaskan sebagian warnanya saat dicuci. Jadi, cara mencuci celana jeans agar tidak luntur adalah tidak mencampur dengan pakaian lain.
Hindari Pemutih. Ingat, zat korosif pada pemutih berpotensi merusak dan melemahkan struktur serat kain denim. Zat kimia di dalamnya juga memicu warna celana jeans lebih cepat pudar.
Tak Perlu Pelembut. Kain denim tak butuh softener. Pelembut justru berisiko menginggalkan residu pada serat kain sehingga sifatnya menyumbat. Hasilnya, serat denim terkunci, dan jins terasa kaku serta tidak nyaman.
Sebelum mencuci, jangan lupa memeriksa label perawatan pada produk karena setiap jenis denim dapat memiliki instruksi yang berbeda. Lalu bagaimana dengan deterjen untuk celana jeans?
Tak hanya cara mencuci saja, Anda juga perlu memperhatikan penggunaan deterjen karena perannya penting dalam menjaga tampilan denim. Pilih deterjen dengan formula yang lembut dan memang ditujukan untuk pakaian berwarna.
Selain jenisnya, jumlah deterjen yang untuk mencuci juga perlu Anda perhatikan. Takaran yang berlebihan tidak membuat jeans lebih bersih, tetapi justru dapat meninggalkan residu pada serat kain.
Cara Mengeringkan Celana Jeans agar Bentuknya Tetap Terjaga

Setelah proses pencucian, Anda perlu masuk ke tahap pengeringan. Jangan Peras Jins yang Sudah Dicuci. Ketika Anda memeras jeans terlalu kuat, maka risikonya dapat membuat bahan kehilangan bentuk.
Sebaliknya, tekan jeans dengan perlahan untuk memeras air, atau gunakan teknik handuk untuk menyerap kelebihan air.
Mesin Pengering. Mengeringkan jeans di mesin pengering sangat tidak disarankan karena putaran dan panas di mesin bisa mengurangi elastisitas jeans. Jika terpaksa, perhatikan petunjuk pada label perawatan dan hindari suhu tinggi apabila tidak direkomendasikan untuk bahan denim tersebut.
Jangan Keringkan Di Bawah Sinar Matahari Langsung. Paparan sinar matahari akan mempercepat perubahan warna jeans ataupun penyusutan material kain.
Keringkan dengan Metode Angin. Cara menjemur celana jeans yang ideal adalah menggantung jeans di tempat yang teduh dan punya sirkulasi udara yang baik. Tujuannya untuk menjaga bentuk bagian pinggang dan kaki
Cara Menyimpan Celana Jeans agar Tidak Mudah Berubah Bentuk

Tak hanya soal pencucian dan pengeringan, Anda perlu menyimpan salah satu wardrobe staple ini dengan benar. Langkah terakhir dalam cara merawat jeans adalah:
Dengan penyimpanan yang tepat, jeans tidak hanya lebih rapi, tetapi juga lebih mudah Anda pakai tanpa perlu terlalu sering disetrika.
Rawat Denim Berkualitas untuk Pemakaian yang Lebih Lama

Tak cukup dengan membeli celana jeans premium. Material dan konstruksi yang baik akan sia-sia jika Anda tidak mengikuti langkah perawatan yang tepat. Denim berkualitas seperti DUST tetap membutuhkan kebiasaan mencuci, mengeringkan, dan menyimpan yang sesuai agar kondisi dan tampilannya awet.
Cara merawat celana jeans yang tepat akan membantu mengurangi risiko warna cepat berubah, bahan mengalami keausan berlebih, atau bentuk celana kehilangan karakter aslinya. Oleh karena itu, setelah menemukan jeans yang sesuai dengan gaya, perhatikan juga petunjuk perawatannya.
Anda siap menambah koleksi celana jeans untuk ke kantor, hangout, atau liburan? Temukan model dan potongan celana jeans favorit Anda di katalog terbaru DUST!