COLLABORATIONNEWPERFUMEWomenMenDENIMSALE
DUST
DUST
DUST
DUST

DUST

Pakaian harian yang nyaman, modern, dan mudah dipadukan untuk setiap kesempatan.

Belanja

WomenMenNew InSale

Bantuan

FAQPanduan UkuranPengirimanReturns & Refunds

Tentang

Tentang DUSTKarirLokasi StoreKontakBlogLookbook

Kabar Terbaru

Dapatkan kabar terbaru dari DUST
dan promo spesial setiap musim.

© 2026 DUST. All rights reserved.
Beranda/Journal/Artikel
DUST JOURNAL

Apa Itu Cutbray? Kenali Ciri, Sejarah, dan Cara Memadukannya

5 menit baca
Baca cerita
Apa Itu Cutbray? Kenali Ciri, Sejarah, dan Cara Memadukannya

Beberapa model celana wanita terlihat sangat khas sehingga punya daya tarik visual sendiri. Salah satunya, celana cutbray yang identik dengan fesyen bergaya “jadul” atau retro. Sayang, celana ini juga sering tertukar penyebutannya dengan flare atau wide leg pants padahal ketiganya beda. Lalu apa itu cutbray?

Memahami bentuknya menjadi langkah awal untuk mengenali cutbray sekaligus menentukan cara memadukannya dengan atasan hingga alas kaki yang tepat.

Siluet Khas Cutbray dari Paha hingga Ujung Celana

wanita memakai DUST Celana Cropped Cutbray Jeans Arunala Medium Light Blue Comfease

Cutbray merupakan istilah lokal untuk celana bell bottom yang bentuk bagian bawah celananya menyerupai lonceng. Tak heran, bawahan ini juga dikenal dengan nama celana lonceng.

Celana ini memiliki model yang pas dan melekat pada bagian pinggang, pinggul, dan paha. Lalu mulai melebar secara dramatis tepat dari lutut ke bawah.

Karakter cutbray terletak pada perubahan lebar potongannya sehingga bagian bawah menjadi elemen yang paling mudah Anda kenali. Meski begitu, tingkat pelebaran celana cutbray tidak selalu sama. Ukuran lebar ujungnya antara 20-30 cm lebih.

Selain bentuk bukaan, bahan dan panjang celana juga mempengaruhi tampilan akhir celana ini.

Cutbray berbahan denim misalnya, memberikan struktur yang lebih tegas dibanding celana cutbray bahan katun atau scuba. Sementara itu, bagian panjang celana juga menentukan seberapa banyak bagian alas kaki terlihat ketika Anda kenakan.

Popularitas Cutbray dari Era 1970-an hingga Tren Masa Kini

wanita memakai celana cutbray warna washed denim

Celana bell bottom memiliki hubungan yang kuat dengan perkembangan fesyen pada era 1970-an. Di awal abad ke-19, celana dengan bagian bawah melebar sempat dipakai oleh Angkatan Laut AS dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Setelah dipopulerkan oleh musisi dunia seperti Elvis Presley, celana ini menjadi tren fesyen ikonik dan simbol gaya retro, hippie, serta disko di tahun 1960-1970an.

Meskipun popularitasnya menurun, model ini tidak benar-benar hilang dari dunia fesyen. Potongan beberapa kali kembali melalui tren yang mengambil inspirasi dari gaya masa lalu seperti retro, Y2K, hingga vintage.

Ketika muncul kembali dalam koleksi dan outfit modern, cutbray dapat hadir dengan perubahan bahan, warna, panjang, maupun tingkat pelebaran.

Oleh karena itu, cutbray masa kini tidak harus dikenakan dengan outfit bergaya vintage dari ujung kepala hingga kaki. Pemilihan atasan, sepatu, dan aksesori dapat mengubah kesan keseluruhannya menjadi lebih kasual, feminin, atau kontemporer.

Karakter Cutbray dan Perbedaannya dengan Flare serta Wide-Leg Jeans

wanita memakai DUST Celana Midrise Vintage Cutbray Jeans Adista Medium Dark Blue

Dalam penggunaan sehari-hari, istilah cutbray dan flare cukup sering digunakan secara bergantian karena keduanya memiliki bagian bawah yang melebar. Sementara itu, celana wide leg punya karakter yang lebih mencolok dibandingkan celana flare dan cutbray.

Cek perbedaan karakter ketiganya berikut;

  • Cutbray punya potongan lonceng klasik dengan ujung yang lebih lebar dibanding celana flare. Jadi, vibes-nya retro, dramatis, dan siluet kaki terlihat lebih jenjang.
  • Flare jeans punya lebar ujung celana yang lebih bervariasi dari klasik hingga moderat. Vibes-nya bergaya vintage, dan mengikuti lekuk tubuh sehingga cukup efektif menyeimbangkan pinggul yang lebar atau bentuk tubuh jam pasir.
  • Wide-leg pas di bagian pinggang dengan potongan lebar yang relatif konsisten dari bagian paha hingga ujung kaki. Vibes-nya santai. nyaman, dan modern.

Perbedaan tersebut membuat ketiganya menghasilkan siluet yang berbeda meskipun sama-sama memiliki area bawah relatif lebar.

Padu Padan Cutbray Wanita Berdasarkan Proporsi Outfit

outfit cutbray

Bentuknya yang cukup khas, membuat cara Anda memadukan cutbray dengan atasan dan alas kaki ikut menentukan kesan akhir outfit. Tidak ada satu kombinasi wajib yang berlaku, sehingga pilihan bisa Anda sesuaikan dengan tampilan yang ingin dibuat.

Kuncinya adalah memilih atasan dan alas kaki yang bisa membangun proporsi outfit secara keseluruhan. Berikut beberapa tips mix match outfit cutbray:

1. Atasan Peplum untuk Simetri Visual Peplum merupakan atasan dengan bagian bawah yang melebar dari area pinggang atau sekitar pinggul. Ketika dipadukan dengan cutbray, garis pinggang terlihat lebih tegas.

Keduanya juga menghasilkan permainan volume pada bagian atas dan bawah outfit sehingga tercipta bentuk tubuh hourglass yang proporsional.

2. Kemeja untuk Tampilan yang Lebih Santai Kemeja dapat memberikan karakter yang lebih kasual pada cutbray. Coba masukkan sebagian ujung kemeja ke dalam celana (front tuck) untuk mempertahankan definisi area pinggang dan mencegah bagian atas tubuh terlihat tenggelam.

Pilihan lain, Anda bisa padukan cutbray wanita dengan kemeja yang dibiarkan terurai sehingga kesannya lebih santai.

3. Atasan Fitted untuk Menyeimbangkan Siluet Atasan yang longgar membuat outfit terkesan bulky atau berat. Jadi, sebaiknya Anda memilih atasan fitted karena memiliki potongan yang lebih mengikuti bentuk tubuh.

Perpaduan dengan cutbray mampu menciptakan kontras antara bagian atas yang lebih ramping dan bagian bawah yang melebar. Hasilnya proporsi lebih seimbang. Pilih t-shirt, knit top, atau blouse dengan potongan serupa sesuai gaya yang Anda inginkan.

4. Alas Kaki yang Mengikuti Panjang Celana Alas kaki juga mempengaruhi bagaimana cutbray terlihat ketika dikenakan. Heels atau platform dapat menjadi pilihan ketika Anda ingin memberikan tambahan tinggi. Sementara itu, sneakers dapat menghasilkan tampilan yang lebih kasual.

Kunci memilih alas kaki untuk celana cutbray adalah memperhatikan panjang celana agar bagian bawah tidak terlalu menumpuk di sekitar sepatu.

Cutbray menunjukkan bagaimana satu potongan celana dapat melewati beberapa periode fesyen dan kembali hadir dengan interpretasi berbeda. Karakter utamanya tetap terletak pada siluet khasnya, sementara kesan akhir dapat berubah melalui bahan, warna, atasan, serta alas kaki yang Anda gunakan.

Dengan memahami apa itu cutbray dan karakternya, Anda bisa menempatkan celana ini dalam berbagai gaya tanpa harus terpaku pada tampilan retro.

Tertarik dengan celana retro ini untuk tampilan casual sehari-hari? Koleksi celana jeans dari DUST ini bisa menjadi pilihan untuk Anda eksplorasi:

  1. DUST Celana Cropped Cutbray Jeans Arunala Medium Dark Blue dengan potongan cropped yang unik.
  2. DUST Celana Cutbray Bell Bootcut Denim Arkina Blue dengan potongan bell bottom yang khas, nyaman dan cocok untuk daily wear
  3. DUST Celana Midrise Vintage Cutbray Jeans Adista Medium Light Blue dengan sentuhan vintage yang fleksibel untuk berbagai gaya.
Kembali ke JournalJelajahi koleksi

Cerita lainnya

Semua artikel
DUST JOURNAL6 November 2026

Bootcut Jeans: Ciri Khas dan Tips Styling Outfitnya

Bootcut jeans adalah celana denim dengan potongan melebar di bawah lutut. Kenali ciri-ciri, perbedaan dengan flare jeans, dan tips styling-nya

Baca selengkapnya
DUST JOURNAL

Baggy Jeans: Celana Longgar yang Kembali Ngetren, Ini Ciri dan Tips Stylingnya!

Baggy jeans kembali populer dengan potongan longgar yang khas. Simak ciri, variasi model, dan cara memadukannya untuk berbagai gaya.

Baca selengkapnya
DUST JOURNAL5 November 2026

Perbedaan Blouse dan Kemeja: Kenali Ciri dan Modelnya

Kenali perbedaan blouse dan kemeja dari desain, kerah, kancing, hingga siluet. Temukan juga tips memilih atasan dan cara stylingnya

Baca selengkapnya